Sunday, September 25, 2016

9 Kota Dengan Konsep WaterFront City Terbaik Indonesia

          Indonesia saat ini sedang giat untuk melakukan pembangunan di beberapa wilayahnya. Bukan hanya Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Indonesia, tetapi juga beberapa kota atau mungkin banyak daerah di Indonesia yang mengalami pertumbuhan yang luar biasa bagi daerahnya. Terlebih beberapa Pihak, baik itu Pemerintah Daerah maupun Swasta sangat memperhatikan tentang Perencanaan Pembangunan "Master Plan" yang berkesinambungan untuk Kotanya. Konsep seperti Eco Green dan Eco Living merupakan syarat mutlak bagi Pembangunan Kota yang berwawasan Lingkungan. Terlebih Kota di Pesisir Pantai seperti Makasar, Manado, Balikpapan dibangun dengan memperhatikan konsep WaterFront City bagi Perencanaan Pembangunan yang berkelanjutan.


1. Makasar
pp
ppp
Siapa yang nggak kenal Makasar. Ibukota dari Propinsi Sulawesi Selatan yang dahulu bernama Kota Ujung Pandang memang dikenal mempunyai perencanaan yang matang dalam Pembangunan Kotanya. Lihat saja wilayah di sekitaran Pantai Losari tampak apik dan tertata rapih, terlebih beberapa daerah tepian pantainya banyak dijumpai Perahu Pinishi, “Perahu Kebanggaan Orang Sulawesi”. Reklamasi Pantai Losari sengaja diperuntukan bagi Hotel, Mall, dan Pusat Kuliner Makasar. Beberapa daerah komersial juga dibangun di tepian Pantai Makasar. Sebut saja Tanjung Bunga yang merupakan kawasan Komersial dan Pemukiman Elite di Makasar.

2. Manado
pp
 pp
Kota Manado yang berdekatan dengan “Bunaken” salah satu Taman Laut Konservasi Terbesar di Dunia menjadikan WaterFront City sebagai konsep kotanya. Beberapa pantai di sepanjang laut Sulawesi seperti Pantai Malalayang sengaja dibangun mengikuti Perencanaan Kota yang matang. Kawasan Boulevard adalah kawasan Perdagangan dan Bisnis tersibuk di Manado yang berada di sepanjang garis pantai Manado. Di kawasan Jl. Boulevard Manado yang menghadap langsung dengan laut berdiri Hotel, Mall, dan Pusat Kuliner serta menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Kristus ini.

3. Balikpapan
Siapa yang tidak kenal dengan kota ini ? Kota yang beberapa bulan lalu dinominasikan menjadi kota yang paling dicintai dunia dari 47 Kota Dunia bersaing dengan Seoul, Vancouver, dan Paris versi WWF lewat program We Love Cities, memang pantas menyandang Kota Terbaik dengan konsep WaterFront City. Kota Minyak ini “Sebutan lain Kota Balikpapan” memang mempunyai segala potensi aset kekayaan yang begitu besar mulai dari Pertambangan, Hutan, dan Lautnya. Pemerintah Daerah sengaja membangun Kota dengan memperhatikan Hutan yang terjaga. Tak heran di Kota Balikpapan sengaja didirikan Hutan Kota di beberapa bagiannya dan berhasil dalam mengubah lahan hutan menjadi daerah perkotaan tanpa merusak ekosistem sekitar. Jika melihat Konsep WaterFront City, Kota ini merupakan Proyek Percontohan Terencana di Indonesia. Dengan sistem pengairan yang baik, kota ini mampu meminimalisir banjir pada daerah sekitarnya.

4. Palembang
pp
Siapa yang tidak kenal dengan Palembang. Kota yang dikenal dengan Sungai Musi dan Jembatan Ampera ini, dijuluki sebagai Venesia-nya Indonesia. Kota ini memang sangat bergantung kepada Sungai Musi sebagai sumber penghidupan dan urat nadi Kota. Maka tidak heran di beberapa bagian kita akan menjumpai Pusat Perdagangan, Hotel, Mall hingga Pasar Terapung “Floating Market” di sepanjang aliran Sungai Musi. Wisata Sungai Musi juga sangat dikenal oleh Masyarakat Dunia. Bahkan Event Tahunan Festival Internasional Musi juga digelar di tempat ini.

5. Ambon
pp
Beralih ke wilayah bagian timur Indonesia, tepatnya Kota Ambon. Kota yang terletak di Pulau Maluku ini merupakan kota yang sejuk dan indah. Walaupun kota ini menghadap laut terlihat dengan adanya beberapa Pantai seperti Liang, Natsepa, dan Santai namun Kota ini tetap sejuk. Pelabuhan Yos Sudarso juga merupakan salah satu pintu Pelabuhan di Timur Indonesia.

6. Jayapura
pp
pp
Kota di Timur Indonesia lainnya yang menganut konsep WaterFront City adalah Kota Jayapura. Ibukota Propinsi Papua ini memang dikenal sejak dahulu mempunyai Potensi Keindahan laut yang mempesona. Keindahan itu dapat terlihat dari beberapa Pantai yang ada seperti Bosnik, dan Amai. Pemerintah Daerah sengaja membangun Mall, Hotel, dan Pusat Perniagaan di sepanjang pantai di Kota Jayapura.

7. Batam

Di wilayah Barat Indonesia, Daerah Otorita Batam yang merupakan bagian dari Propinsi Kepulauan Riau memegang peranan penting dalam pembangunan Kota berkonsep WaterFront City. Batam yang berdekatan dengan Negara Tetangga Singapura, memang diprioritaskan sebagai Pusat Perdagangan Terbesar di Barat Indonesia, khususnya Pulau Sumatera. Batam yang merupakan wilayah segitiga emas ASEAN “Indonesia, Malaysia, Singapura” merupakan pintu utama bagi Pasar Bebas ASEAN. Wajar jika Pemerintah Daerah sangat memperhatikan Kota berbasis pelabuhan ini. Banyak Hotel, Mall, dan Pusat Perdagangan yang dibangun di sepanjang pantai Kota Batam. Coastarina merupakan wilayah terpadu Batam yang memadukan Pantai sebagai Pointnya.

8. Surabaya
pp
Walaupun tidak semua Pusat Perdagangan di Kota Surabaya berada di sepanjang pantai Kota, namun dapat dipastikan bahwa Kota Surabaya sebagian besar wilyahnya berada di daerah pesisir Pantai Utara Jawa “Pantura”. Surabaya, terutama bagian barat, juga menerapkan konsep WaterFront City untuk kotanya. Wilayah Pantai Kenjeran, dan Ria bahkan direncanakan dibangun dengan konsep wilayah terpadu.Universal Studio menjadi Theme Park Kedua di Asia Tenggara yang akan dibangun di wilayah Pantai Kota Surabaya. Beberapa kawasan seperti Grand Galaxy Park, dan Kota Satelit juga ada di Kota Terbesar Kedua Indonesia ini. Tanjung Perak merupakan salah satu Pelabuhan Internasional terbesar untuk peti kemas. Di kota ini juga berdiri Markas TNI - Angkatan Laut (AL).

9. Semarang
 pp
pp
Hampir sama dengan Surabaya, Kota di pesisir Pantai Utara Jawa “Pantura” ini mempunyai wilayah dengan konsep WaterfFront City Tertua di Indonesia. Kota Lama Semarang merupakan salah satu wilayah yang memadukan Sungai dan Pantai sebagai denyut nadi perdagangan di Kota ini, terutama pada daerah Kota Tuanya. Walaupun beberapa wilayah di Semarang sering tergenang banjir di musim penghujan, dan air pasang laut, namun Semarang tetap menjadi salah satu ikon Kota Tua Peninggalan Zaman Belanda dengan konsep WaterFront City.
Post a Comment